Ratusan Desa di Jombang Borong Motor PCX, Aktivis: Melukai Semangat Efisiensi Anggaran

JOMBANG – Langkah ratusan pemerintah desa di Kabupaten Jombang yang melakukan pengadaan sepeda motor operasional baru jenis Honda PCX menuai sorotan tajam. Kebijakan ini dinilai kontradiktif dengan semangat efisiensi anggaran yang sering didengungkan pemerintah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hampir seluruh desa di Jombang mengalokasikan anggaran dari Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk membeli kendaraan roda dua tersebut. Pemilihan motor jenis skutik premium ini dianggap berlebihan untuk sekadar kendaraan operasional di tingkat desa.

Kritik pedas datang dari sejumlah aktivis di Jombang. Mereka menilai, di tengah upaya pemulihan ekonomi dan banyaknya infrastruktur desa yang masih memerlukan perbaikan, pengadaan motor mewah bukanlah prioritas yang mendesak.

“Ini sangat bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi. Seharusnya anggaran desa difokuskan pada program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, bukan untuk fasilitas yang terkesan bermewah-mewahan,” ujar salah satu aktivis lokal.

Ia menambahkan, meski secara regulasi pengadaan kendaraan operasional diperbolehkan, pemilihan jenis kendaraan harus tetap mempertimbangkan asas kepatutan dan urgensi. Penggunaan motor dengan spesifikasi tinggi dinilai hanya akan menambah beban biaya perawatan ke depannya.

Hingga berita ini diturunkan, pengadaan motor operasional tersebut masih terus berjalan di sejumlah wilayah kecamatan di Jombang. Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), melakukan evaluasi terhadap urgensi pengadaan fasilitas tersebut agar lebih tepat sasaran.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *